Depot Air Isi Ulang RO

Depot Air Isi Ulang RO

Depot Air Isi Ulang RO – Aqualux

Depot Air Isi Ulang RO – Air selalu menjadi kebutuhan pokok manusia, apalagi air untuk dikonsumsi. Masyarakat masa kini lebih memilih cara yang lebih praktis untuk mendapatkan air yang diinginkan. Peluang yang besar ini juga dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai membuka bisnis depot air isi ulang khususnya air isi ulang RO. Berikut adalah syarat dan peraturan pemerintah yang patut dipatuhi sebagaimana dipaparkan oleh Aqualux yang dikutip dari Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia.

Syarat Membuka Usaha Depot Air Isi Ulang RO:

  • Pelaku usaha menyiapkan berkas yang dibutuhkan, pada umumnya terdiri dari: surat permohonan yang dibubuhi materai 6000, fotocopy KTP pemohon/ pelaku usaha, fotocopy NPWP, fotocopy Izin Usaha Industri (IUI), Nomor Induk Berusaha (NIB), pas foto pemohon ukuran 3×4 dengan jumlah 2 lembar, fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)/ Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), bukti perjanjian sewa-  menyewa apabila pelaku usaha tidak menggunakan bangunan milik sendiri, dan fotocopy Bukti lunas Pajak (PBB) / retribusi daerah tahun berjalan;
  • Jika Anda ingin membuka bisnis depot air isi ulang RO, pastikan Anda memiliki nilai investasi perusahaan yang mencapai Rp. 200 juta. Nominal tersebut tidak termasuk biaya bangunan dan tanah. Selain itu, bisnis yang akan Anda buka harus didaftarkan terlebih dahulu ke lembaga berwenang sehingga memiliki izin usaha yang resmi.
  • Telah mengantongi surat Surat Jaminan Pasok Air Baku dari PDAM atau perusahaan lain yang memiliki Izin Pengambilan Air.
  • Memiliki laporan hasil uji air baku dari laboratorium khusus yang berada dibawah pengawasan pemerintah dan tentunya sudah terakreditasi.

Peraturan Pemerintah Terkait Pembukaan Usaha Depot Air Minum :

  • Air baku telah diuji dan memenuhi standar mutu yang berpedoman pada aturan Menteri Kesehatan.
  • Pelaku usaha depot air minum isi ulang hanya diperbolehkan mengambil air yang bersumber dari PDAM-nya sendiri. Pelaku usaha tidak diperkenankan mengambil air yang merupakan jaringan distribusi air untuk rumah tangga atau masyarakat.
  • Pelaku usaha harus melakukan pengambilan air dari lokasi air baku hanya menggunakan tangki air food grade sehingga kualitas air tetap terjaga. Tangki air food grade tidak akan menimbulkan bau pada saat penyimpanan sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Tangki air food grade memiliki beragaram jenis dan juga kapasitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Pelaku usaha hanya boleh mendistribusikan air minum ke wadah yang dibawa oleh konsumen.
  • Pelaku usaha tidak diperbolehkan menimbun air untuk diperdagangkan.
  • Pelaku usaha harus memperhatikan wadah untuk menampung air, apabila sudah tidak layak maka pelaku usaha dilarang mengisi air ke wadah yang sudah tidak layak tersebut.
  • Pelaku usaha harus memastikan bahwa wadah yang dibawa konsumen sudah bersih sebelum dilakukan pengisian air isi ulang.
  • Pelaku usaha juga tidak diperkenankan memasang segel pada tutup wadah.

Usaha depot air minum isi ulang RO memang terkesan mudah, namun Anda harus selalu berhati – hati dan menaati aturan yang ada. Apabila Anda tidak dapat mengikuti aturan, maka kemungkinan terburuknya adalah izin usaha Anda dicabut. Selain mengikuti peraturan, ada baiknya selalu menjaga arsip atau dokumen – dokumen usaha di tempat yang aman. Arsip merupakan hal yang penting dari sebuah bisnis untuk menjadi bukti yang konkrit ketika terdapat suatu permasalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *